Postingan

Si Kelingking

Gambar
Disuatu Desa, ada sepasang suami istri yang memiliki lima anak. Anak tertua bernama Ibu Jari, Kedua bernama Telunjuk, ketiga Tengah, keempat Manis, dan kelima Kelingking. Ibu jari adalah anak sulung yang rajin bekerja dan memiliki tenaga paling kuat. Ia sering pergi ke ladang bersama ibu dan ayahnya untuk menanam dan mencangkul. Telunjuk adalah orang yang pintar dan sering menjadi penunjuk arah jika mereka berada di dalam hutan. Tengah adalah yang paling tinggi sekaligus baik hati dan suka menolong. Manis adalah yang tercantik dari mereka semua, sering menjadi pemandu tamu desa. Terakhir adalah kelingking. Ia belum menemukan jati dirinya. Kelingking bertubuh kecil dan pendek. Ia tidak kuat, tidak pintar, serta tidak juga tampan. Ia anak yang manja dan sering sakit. Ia sering merasa tidak punya kelebihan dalam dirinya. Ia sering merasa cemburu pada kakak-kakaknya. Suatu hari, Raja sedang mencari seseorang yang bisa mengambilkan pedang dari danau yang dipenuhi buaya raksasa. Jika ada ...

Harimau yang Sombong

Gambar
Suatu hutan dipimpin oleh seekor Harimau. Harimau ini sangat kuat dan ganas. Semua hewan takut padanya. Harimau ini juga sombong dan semena-mena. Semua hewan di hutan tersebut sebenarnya tidak ingin dipimpin olehnya. Namun, karena takut, mereka berpura-pura memuji Harimau. Suatu hari, ada pemilihan rutin pemimpin di hutan. Kali ini, Harimau ingin kembali menang. Ia ingin selamanya menjadi pemimpin. Segala macam cara pun dilakukannya agar bisa menang, termasuk menakut-nakuti semua hewan di hutan. “Jika kalian tidak memilihku, aku akan memakan kalian semua.” “Kami akan memilihmu,” ucap para hewan dengan berat hati. Harimau senang karena semua hewan takut kepadanya. Kesombongannya semakin tinggi. Suatu hari, datang segerombolan manusia ke hutan itu. Manusia-manusia itu adalah sekumpulan pemburu. Saat itu, mereka sedang kelaparan. Mereka pun harus mencari makanan ke dalam hutan. Harimau tidak tahu akan kedatangan manusia-manusia ini. Ia terus bersantai dan tidur di depan sarangnya sambil...

Keong Emas eps. 3 (Indonesia)

Gambar
Ada seorang nenek yang bekerja sebagai nelayan. Setiap hari, ia mencari ikan di laut dengan jaringnya. Tetapi, tak seperti biasanya, nenek itu tak mendapatkan ikan sama sekali. Ia justru memperoleh keong emas dalam jaringnya. “Indah sekali keong ini. Aku akan membawanya pulang,” ujar nenek itu. Nenek itu pun membawa keong emas pulang ke rumahnya. Ia merawat keong emas itu dengan baik. Nenek itu tak tahu, bahwa keong emas itu adalah jelmaan Candra Kirana yang disihir oleh penyihir jahat. Keesokan harinya, nenek itu kembali melaut. Saat nenek itu pergi dari rumahnya, keong emas berubah menjadi Candra Kirana. “Aku akan membuat masakan yang enak untuk nenek. Nenek itu sangat baik kepadaku,” ucap Candra Kirana. Candra Kirana pun mulai memasak. Tak hanya memasak makanan yang enak, ia juga membersihkan rumah si nenek. Setelah semunya selesai, Candra Kirana berubah kembali menjadi keong emas. Sore harinya, si nenek pulang ke rumahnya. Betapa kagetnya ia ketika mendapati sudah ada makanan di me...

Keong Emas (Indonesia) eps. 2

Gambar
Raja langsung memberitahukan hilangnya Candra Kirana kepada Raden Inu Kertapatih. Raden Inu pun berjanji akan menemukan Cadra Kirana. “Candra Kirana tak ingin menikah dengan mu,” ucap Galuh Ajeng kepada Raden Inu. “Bagaimanapun juga, aku harus tetap menemukan dia. Aku akan bertanya langsung kepadanya setelah aku menemukannya,” balas Raden Inu Kertapatih. “Doaku menyertaimu, Nak,” ucap raja dengan raut sedih. Rupanya, niat Galuh Ajeng untuk menghasut Raden Inu tak berhasil. Ia pun menjadi kesal dengan Raden Inu. Galuh Ajeng kembali menemui nenek sihir. Ia meminta nenek sihir untuk mencegah Raden Inu Kertapatih menemukan Candra Kirana. “Aku akan mencegahnya,” seru nenek sihir. Sementara itu, Raden Inu sudah sampai di sebuah hutan. Nenek sihir itu seketika berubah wujud menjadi seekor gagak, kemudian menemui Radeng Inu. Tetapi, karena Raden Inu memiliki ilmu yang tinggi, ia mengetahui niat jahat nenek sihir itu. “Kau tak akan bisa menghalangiku untuk mencari Candra Kirana,” ucap Raden Inu...

Keong Emas (Indonesia) eps. 1

Gambar
Di sebuah kerajaan yang damai nan indah, hiduplah dua orang putri raja bernama Candra Kirana dan Galuh Ajeng. Keduanya sangat cantik, namun memiliki watak yang berbeda Candra Kirana, sang kakak, memiliki sifat yang baik dan rendah hati. Sedangkan Galuh Ajeng, adiknya, memiliki watak yang buruk. Suatu hari, raja memanggil Candra Kirana. Raja ingin menjodohkan Candra Kirana dengan seorang pangeran dari negeri tetangga. “Pangeran itu bernama Raden Inu Kertapatih. Dia adalah pengeran yang tampan dan baik hati. Apakah kau mau kujodohkan dengannya?” tanya raja kepada anak sulungnya itu. “Saya akan menuruti semua perintah ayahanda,” balas Candra Kirana. Diam-diam, Galuh Ajeng mendengar percakapan raja dan Candra Galuh, Ia menjadi sangat iri, Selama ini, ia mencintai Raden Inu Kertapatih. Seharusnya, ia yang dijodohkan dengan Raden Inu. “Aku benci Candra Kirana. Dia selalu mendapatkan yang terbaik. Sedangkan aku? Ah, selama ini aku seperti tidak disayangi Ayahanda,” keluh Galuh Ajeng. Galuh Aj...

Lumba-Lumba Penolong

Suatu hari, ada sekumpulan lumba-lumba berenang di tengah laut. Mereka menyelam kesana kemari dengan bahagianya. Saat itu, mereka mendengar suara minta tolong dari kejauhan. Pendengaran lumba-lumba sangatlah tajam. Mereka dapat mendengar suara dari tempat yang jauh, bahkan hingga tepi pantai. “Pasti ada manusia yang tenggelam dan meminta tolong,” kata salah satu lumba-lumba. “Apa yang harus kita lakukan?” tanya lumba-lumba lainnya. “Kita berenang saja kesana menolongnya. Kita bawa dia kepinggir laut!” “Tidak. Jangan! Kita bisa saja ditangkap manusia yang tidak punya perasaan. Seperti dulu teman kita yang menyelamatkan manusia. Bukannya berterima kasih, tetapi malah menangkap dan dijadikan lumba-lumba sirkus,” jawab lumba-lumba paling tua. “Jika tidak ditolong, ia bisa mati tenggelam,” Kata Dobi, lumba-lumba paling kecil. “Aku tidak mau. Biarkan saja, pasti ada manusia lain yang menolong nanti,” jawab Dolpi, lumba-lumba yang paling tua tadi. “Aku akan menolongnya!” ucap Dobi. “Jika sesu...

Kisah Monyet Dan Burung Merpati

Gambar
Seekor monyet bergantung di pohon saat seekor burung merpati terbang di atasnya. Monyet itu memanggil burung merpati tersebt dan mengajaknya bicara. Burung merpati itu pun turun dan bertengger di dahan pohon. Ia berada disamping si Monyet. “Ada gerangan apa kau memanggilku, Monyet?” tanya Merpati. “Sebenarnya aku cemburu melihatmu,” kata si Monyet. “Kau memiliki sayap dan bisa terbang kemanapun kau suka. Kau juga punya bulu yang putih dan indah. Semua orang menyukaimu.” “Kau tidak boleh cemburu padaku. Bukankah kau juga memiliki tangan yang kuat dan kemampuan melompat luar biasa? Kau juga memiliki ekor panjang yang indah,” kata Merpati. “Tapi, aku ingin terbang sepertimu.”Kata Monyet. “Kita harus mensyukuri apapun yang diberikan kepada kita. Ini adalah bentuk terbaik yang Tuhan ciptakan untukmu. Setiap makhluk punya kelebihan dan kekurangan,” jawab Merpati. “Andai satu hari saja aku bisa berubah menjadi burung sepertimu. Aku ingin terbang,” ucap Monyet. Tiba-tiba keajaiban terjadi. ...