Postingan

Menampilkan postingan dengan label 365 dongeng anak sepanjang tahun

Dongeng dua tikus yang bersahabat

Gambar
Tikus Hitam dan Tikus Putih sudah bersahabat sejak keciI.Tapi, kehidupan mereka sangat berbeda.Tikus Putih hidup mewah, karena ia menumpang di rumah orang kaya. Sudah pasti ada banyak makanan di sana. Sedangkan Tikus Hitam tinggal di kebun. Ia melakukan semuanya sendirian. Namun, ia memiliki rumah sendiri. Meski tak mewah, tapi nyaman untuk ditinggali.  Suatu hari,Tikus Putih bertandang ke rumah Tikus Hitam. Saat itu,Tikus Hitam sedang memanen hasi| ladangnya. “Kawan, mengapa kau harus repot-repot menanam di Iadang? Lebih baik kau ikut ke tempatku. Di sana ada banyak makanan yang sangat Iezat, tanpa perlu repot-repot menanamnya,” bujuk Tikus Putih. Mendengar hal itu,Tikus Hitam menjadi tergiur Ia pun bersedia pindah ke rumah Tikus Putih. dua tikus  “Wah, nyaman sekali tempat tinggalmu. Semua makananmu lezat, kasurmu juga sangat empuk. Sepertinya aku akan betah tinggal di sini,” ucap Tikus Hitam sesampainya di rumah Tikus Putih. Tikus Putih tersenyum bangga, Ialu berkata,“Angga...

Dongeng Gadis Berambut Emas

Gambar
Jumpa lagi bersama kami 1000dongeng. Lagi lagi kali ini kita menyuguhkan dongeng yang ga kalah menarik dari dongeng dongeng yang lain yuk saksikan ceritanya. Di sebuah desa, hidup seorang gadis berambut sangat panjang. Rambutnya berwarna emas mengilap. Gadis itu sangat yakin, bahwa rambutnya memberikan ia kekuatan dan membuatnya menjadi gadis pemberani. Namun, rambut emasnya itu membuat iri para penjahat. Mereka ingin memiliki rambut emas itu pula. Semua penjahat telah berusaha memotong rambut emas milik gadis itu, tapi sia-sia saja. Mereka kalah dengan kekuatan yang dimiliki oleh gadis itu. Suatu hari, gadis berambut emas sedang berburu di hutan. Ia bertemu dengan naga disana. “Apa yang kau Iakukan di hutan ini?" tanya naga dengan suaranya yang menggelegar mengagetkan gadis berambut emas. “Aha! jika aku bisa menaklukkan naga ini, pasti kehebatanku akan semakin terkenal,” pikir gadis itu. Gadis itu pun mengibaskan rambut panjangnya untuk melawan naga. Olala, dengan satu kibasan, ...

Burung Kenari dan Burung Puyuh

Gambar
Okay sahabat 1000dongeng kali ini kami akan menyuguhkan dongeng tentang burung kenari dan burung puyuh, dongeng ini termasuk kedalam dongeng fabel yaitu dongeng yang menceritakan tentang kehidupan binatang, bagaimana ceritanya yuk simak. Burung Kenari dan Burung Puyuh adalah sahabat karib. Mereka selalu menghabiskan waktu bersama. Mulai dari  bermain sampai mencari makan, mereka selalu bersama-sama. Suatu hari, mereka tengah makan bersama di bawah pohon. “Panasnya hari ini. Paling enak berteduh di dalam sarangku yang nyaman,” keluh Burung Kenari. “Udara hari ini sangat cerah, kok. Paling enak tiduran di sarangku sambil menikmati hangatnya sinar matahari," ucap Burung Puyuh, tak setuju dengan perkataan Burung Kenari. “Mana mungkin sarangmu nyaman? Sarangmu kan ada di bawah, tak ada pelindungnya pula. lebih enak sarangku,” bantah Burung Kenari. “Itu tidak benar! Sarangkulah yang paling nyaman!” seru Burung Puyuh, tak mau kalah. Kedua sahabat itu pun saling adu mulut. Mereka mengang...

Pangeran Cilik yang Usil

Gambar
Pada kesempatan kali ini, cerita anak akan berkisah mengenai dongeng anak yang menarik pastinya, yuk kita simak ya cerita anak tentang Pangeran Cilik yang Usil.. Suatu hari, raja hendak pergi berburu, sekaligus mengajari Pangeran Cilik berburu di hutan. Pangeran Cilik merasa sangat senang dan bersemangat. Raja dan Pangeran Cilik, serta rombongan pun pergi ke hutan. Setelah Iama berjalan, akhirnya raja melihat seekor rusa yang sedang merumput. “Wah, ada buruan,” ucap raja sambil menyiapkan busurnya. Di belakang raja, Pangeran Cilik pun melihat rusa itu. la ingin memanahnya. “Ayah, biar aku saja yang memanah,” pinta Pangeran Cilik. “Tidak, anakku. ini tangkapan besar Biar aku yang memanahnya,” tolak raja. Pangeran Cilik merasa kecewa. Ia sangat ingin memanah rusa itu. Olala, tanpa sepengetahuan raja, Pangeran Cilik menarik busur dan mengarahkannya ke rusa. Hup!!! Anak panah dilepaskan dari busurnya. Tapi sayang, bidikan Pangeran Cilik meleset dan tidak mengenai rusa. Rusa yang menyadari...

Gajah dan Semut

Gambar
Matahari siang itu bersinar amat terik. Para koloni semut memilih untuk tinggal di rumah. Mereka ingin bersantai sambil menikmati persediaan makanan. Tiba-tiba, bumi terasa seperti bergoyang. Koloni semut pun panik. “Gempa bumi! Gempa bumi!!” teriak semua semut. Mereka berbondong-bondong keluar dari sarang mereka yang berada di dalam tanah. Namun begitu keluar, mereka kaget. Rupanya, ada kawanan gajah yang sedang mencari makan di sana. Ya! Tadi bukan gempa bumi, melainkan ulah gajah-gajah itu. Melihat hal itu, ketua koloni semut marah. “Hai, Gajah. Pergilah dari sini! lni daerah kami!" seru ketua koloni semut. “Hahaha! Apa kau bercanda, Semut Kecil? Hutan ini milik umum, jadi siapa pun boleh ke sini,” jawab ketua kawanan gajah. “Tapi, kami lebih dulu tinggal di tempat ini!" balas ketua koloni semut. Namun, kawanan gajah tak peduli. Mereka menganggap semut hanyalah binatang kecil. Kawanan gajah pun melanjutkan makan. Mereka bahkan tak segan-segan sampai menghancurkan rumah ...

Semut dan Angin

Gambar
Semut baru saja selesai membuat rumahnya di puncak pohon. Ia merasa senang dan puas dengan rumahnya. “Akhirnya selesai juga. Siapa bilang, semut tak boleh membuat rumah di puncak pohon” ucap Semut dengan sombong. Semut memang sengaja membuat rumah di puncak pohon. Hal itu bermula dari kawanan Gajah yang datang ke hutan. Ya, rumahnya hancur karena diinjak Gajah. Agar rumahnya tak dirusak Gajah Iagi, Semut membangun rumah di puncak pohon. Sebenarnya kawanan semut sudah melarangnya membangun rumah di sana. Angin sedang bertiup kencang. Percuma membangun rumah di sana, karena rumahnya bisa terbawa angin. Tapi, Semut tak peduli. Keputusannya sudah bulat, ia tak ingin rumahnya hancur diinjak Gajah lagi. Saat Semut hendak beristirahat di rumahnya, tiba-tiba angin kencang berhembus. Wusssss!!! Olala, rumah Semut terbawa angin dan hancur seketika. Semut merasa sangat kesal. Ia pun kembali membangun rumahnya. Sebelum petang, rumahnya sudah seIesai. Tapi ia takut, jikalau angin kembali menerbangk...

Monyet yang Serakah

Gambar
Suatu hari, Kura-kura pergi mencari makanan di hutan. Ia ingin memakan buah yang manis, dan buah-buah yang manis hanya ada di hutan. Tiba-tiba dari arah berlawanan, semua binatang berlari sangat cepat. Mereka tampak ketakutan. Kura-kura bingung. Ia pun mencegah Monyet, dan menanyakan apa yang terjadi. “Apa yang terjadi, Monyet? Mengapa semua binatang berlari sangat kencang?” tanya Kura-kura. “Ada pemburu, Kura-kura. Ayo, cepat lari! Nanti kau tertangkap!" kata Monyet, panik. Kura-kura pun berbalik arah hendak pulang ke rumah. Namun... Hap!!! Olala, Kura-kura tertangkap oleh pemburu. Pemburu pun membawa Kura-kura pulang. Sesampainya di rumah, Kura-kura dimasukkan ke dalam kandang. Kakinya diikat, dan ia diberi banyak makanan. “Makanlah yang banyak, Kura-kura. Agar dagingmu banyak, dan keluargaku kenyang memakanmu," pikir pemburu. Sebenarnya Kura-kura masih takut dan bingung. Namun karena ia sudah sangat Iapar,  ia pun memakan makanan itu. Tak Iama setelah itu, Monyet datang me...

Kejujuran Pangeran

Gambar
Suatu ketika, hidup seorang raja yang bijaksana. Ia memiliki seorang putri yang cantik jelita. Sudah saatnya bagi putri itu untuk menikah. Tapi, raja masih bingung. Ia ingin menikahkan putrinya dengan pangeran yang jujur. “Aku ingin putriku mendapatkan pangeran yang jujur sehingga kelak pangeran itu bisa menggantikanku menjadi raja. Penduduk di negeri ini pun akan tetap hidup makmur” ucap raja kepada pengawal. “Saya mempunyai ide, Baginda Raja. Kita adakan sayembara kejuiuran. Barang siapa yang dapat memenuhi sayembara kejujuran itu, dialah yang menjadi suami sang putri," saran pengawal. Raja setuju. la pun menyuruh pengawal untuk menyebarkan sayembara ke penjuru negeri dan ke kerajaan-kerajaan lainnya. Hari pelaksanaan sayembara pun tiba. Semua pangeran dan pemuda yang ingin mengikuti sayembara, telah berkumpul di halaman istana. “Sayembara ini diadakan untuk mencari suami bagi putriku. Selain itu, suami putriku kelak akan menggantikanku menjadi raja,” ucap raja. Semua yang datan...

Akibat tidak sabar

Gambar
Setelah kemarin kita berbagi cerita anak mengenai buah manggis yang bersedih, kali ini kita akan ceritakan dongeng anak kisah anak musang yang kurang bersabar, yuk kita simak ... Anak Musang baru terbangun dari tidurnya. Perutnya Keroncongan, menandakan ia lapar.  Ia pun segera mencari makanan di dapur. Namun, ia tidak menemukan apa pun disana. Sementara itu, Ayah Musang sedang duduk diam di samping rumah.  “Ayah, kenapa tak ada makanan? Aku sangat lapar,” rengek Anak Musang setelah menghampiri ayahnya. “Penduduk di kampung sedang berkeliaran memburu kawanan kita, anakku. Kemarin ada yang melakukan buruan besar-besaran, jadi Ayah tak berani keluar. Ayah takut diburu mereka”, Jawab Ayah Musang. “Lalu bagaimana, Ayah? Aku sudah sangat lapar,  balas Anak Musang. Ayah Musang pun berpikir. “Bagaimana jika kita memancing di sungai? Itu jauh lebih aman, daripada memburu ayam di perkampungan”. Anak Musang terlihat malas. Daging ikan tak seenak daging ayam. Belum lagi, ia harus...

Buah Manggis sedang bersedih

Gambar
Di sebuah pohon manggis, terlihat buah manggis sedang bersedih. Sudah beberapa hari ini ia hanya melamun. Hal itu membuat temannya, si buah apel, penasaran. Tak biasanya buah manggis seperti itu. “Kenapa kau terlihat sedih?” tanya buah apel kepada buah manggis. “Aku merasa, aku adalah buah yang paling tak beruntung. Kulitku tak sesegar warna kulit buah Iain. Coba kau lihat jeruk, atau kau sendiri, buah apel. Kalian memiliki warna kulit yang mengagumkan. Hampir semua orang menyukai kalian. Sedangkan aku? Huh! Aku tak suka menjadi buah manggis,” dengus buah manggis, kesal. “Kau hanya belum tahu manfaatmu. Jika kau sudah mengetahuinya, kau pasti akan kaget. Aku pernah dengar bahwa kulit dan buahmu itu bermanfaat bagi orang. Bahkan, daun mu juga bermanfaat,” balas buah apel. “Benarkah itu?" tanya buah manggis, tak percaya. “Benar  orang-orang sering mencarimu. Buahmu bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Kulitmu juga bisa menjadi obat kanker" jawab buah apel. Seketika, buah man...

Impian Kura-Kura

Gambar
Di sebuah danau, hiduplah seekor kura-kura. ia selalu berada di sana, dan tak pernah pergi ke mana pun. Suatu sore, Kura-kura duduk sendiri di sebuah batu tepi danau. Ia menikmati udara sore yang cerah.Tiba-tiba, seekor kupu-kupu terbang meilintas. Kupu-kupu itu sangat anggun, berpindah dari satu bunga ke bunga Iain. “Alangkah indahnya kupu-kupu itu. Andai aku bisa seindah Kupu-kupu,” gumam Kura-kura. Tak Iama kemudian, seekor keilinci lewat dan berlari sangat kencang. ia bisa berlari tanpa menabrak “Wah, hebat sekali Keilinci, bisa berlari sangat kencang. Andai aku bisa seperti Keiinci, pasti aku bisa cepat sampai tujuan. Sayang, aku hanya Kura-kura. Lariku pun lamban,” keluh Kura-kura sambil melihat bayangannya sendiri di air danau. Ia tertunduk sedih. Tiba-tiba, di permukaan air muncul bayangan kawanan burung yang terbang di langit. Kura-kura Iantas melihat ke Iangit. Kawanan burung terbang dengan sangat indah. Mata Kura-kura pun berbinar “Wah, bagusnya kawanan burung itu. Pasti san...

Bangau yang licik

Gambar
Di sebuah danau yang kecil, Kepiting hidup damai bersama teman-teman ikannya. Mereka hidup bahagia dan saling menyayangi. Suatu hari, sahabat Iama Kepiting yaitu Bangau, terbang di atas danau. Bangau sedang kelaparan. Sudah tak ada ikan di sungai akibat terlalu banyak sampah. Tanpa sengaja, Bangau melihat Kepiting sedang bercakap-cakap dengan para ikan. Melihat hal itu, muncullah pikiran jahat Bangau. “Hmm, ada makanan enak rupanya,” gumam Bangau, lalu terbang mendekati Kepiting.  “Wah, Kepiting. Kamu tampak bahagia sekali dengan para ikan,” ucap Bangau kepada Kepiting. Kepiting tersenyum, menyetujui ucapan Bangau. Memang benar,  ia hidup bahagia di danau itu. Meski danaunya kecil, tapi ia memiliki banyak teman ikan. Ia pun tak kesepian. “Tapi, danau ini terlalu sempit untuk para ikan. Aku tahu danau yang lebih Iuas. Pasti teman-teman ikanmu akan bahagia di sana,” bujuk Bangau. “Tak perlu. Kami di sini sudah bahagia,” toIak Kepiting. “Tapi, pasti ikan akan lebih bahagia di tem...

Indahnya Berbagi

Gambar
Dua anak yang bersahabat, sedang mencari jamur di hutan. Persediaan makanan di rumah mereka sudah habis. Jika mereka tidak mencari makanan di hutan, bisa-bisa mereka tidak makan. Olala, rupanya ada banyak jamur di hutan. Wah, jamur sebanyak itu bisa untuk persediaan makan selama seminggu.Tanpa membuang waktu, dua anak itu mengambil jamur sebanyak mungkin dan membaginya menjadi dua bagian sama banyak. Kedua sahabat itu sangat senang, lalu berjalan pulang. Di perjalanan pulang, mereka bertemu dengan seekor rusa. Rusa itu tampak sangat lemas. Salah seorang sahabat itu mempunyai hati yang baik. Ia pun mendekati rusa. “Engkau kenapa, Rusa? Mengapa terlihat sangat lunglai?” tanya sahabat yang baik. “Aku tak memiliki tenaga. Seharian ini aku belum makan,” jawab rusa. Mendengar penjelasan rusa, sahabat yang baik merasa kasihan. la Ialu memberi sebagian iamurnya kepada rusa. Rusa itu pun makan dengan Iahap, hingga akhirnya ia kembali segar. Kedua sahabat itu melanjutkan perjalanan pulang. Namun...

Tikus Berjiwa Besar

Gambar
Suatu hari, Tikus sedang tidur siang di rumahnya. Persediaan makanannya cukup untuk beberapa minggu ke depan, jadi ia tak perlu pergi keluar untuk mencari makan. Tiba-tiba, rumah Tikus bergetar hebat. Semua barang di rumahnya jatuh.Tikus pun terbangun dari tidur, dan keluar dari rumahnya. Ia kaget dan mengira bahwa tadi adalah gempa bumi. Di luar rumahnya, terlihat Gajah yang tengah berlarian. Gajah itu tampak sangat senang menginjak rumah Tikus. Rumah Tikus pun hancur berantakan. Olala, ternyata itu ulah Gaiah. “Hei, Gajah! Kalau main, hati-hati, dong! Lihat, rumahku jadi hancur gara-gara kamu!" teriakTikus. Gajah yang mendengar teriakan Tikus, tak merasa bersalah. la justru semakin menginjak-injak rumah Tikus. “Apa yang kamu lakukan? Berhenti! Rumahku jadi semakin hancuri” marah Tikus. “Hahaha! Siapa suruh menjadi binatang kecil? jadi terinjak-injak oleh tubuhku yang besar deh,” ejek Gajah, lalu pergi berlalu sambil tersenyum mencemooh. “Huh! Gajah yang jahat. Meskipun aku b...

Menjatuhkan Bayi Dalam Sungai

Gambar
Seorang pemuda terlihat sedang asyik menikmati pemandangan sungai. Di sekitar sungai itu tumbuh banyak uanaman yang sangat indah. Burung-burung pun beterbangan, menambah keindahan sore itu. “Sungguh indah pemandangan sore ini. Sangat asri, sehingga membuat pikiran tenang,” ujar pemuda itu. Namun, tiba-tiba pemuda itu melihat seorang lelaki sedang menggendong bayi. Sepertinya, bayi itu adalah anaknya. Laki-laki itu menuju ke sungai. Olala, ia mengangkat bayi itu tinggi-tinggi. Bayi itu pun menangis dengan kencang. “Apa yang akan lelaki itu lakukan? Apakah ia akan membuang bayi itu?” batin si pemuda. “Kau pasti bisa berenang, anakku,” seru lelaki pemilik bayi. Mendengar hal itu, si pemuda langsung berlari menghampiri lelaki itu. la harus segera menolong bayi yang ada dalam tangan Ielaki itu. “Mau kau apakan bayi itu?” teriak pemuda. “ini anakku.Aku ingin menjatuhkannya ke dalam sungai,” jawab lelaki pemilik bayi. “jika kau menjatuhkannya ke dalam sungai, bayi itu bisa mati,” seru pemuda ...