Postingan

Indahnya Berbagi

Gambar
Dua anak yang bersahabat, sedang mencari jamur di hutan. Persediaan makanan di rumah mereka sudah habis. Jika mereka tidak mencari makanan di hutan, bisa-bisa mereka tidak makan. Olala, rupanya ada banyak jamur di hutan. Wah, jamur sebanyak itu bisa untuk persediaan makan selama seminggu.Tanpa membuang waktu, dua anak itu mengambil jamur sebanyak mungkin dan membaginya menjadi dua bagian sama banyak. Kedua sahabat itu sangat senang, lalu berjalan pulang. Di perjalanan pulang, mereka bertemu dengan seekor rusa. Rusa itu tampak sangat lemas. Salah seorang sahabat itu mempunyai hati yang baik. Ia pun mendekati rusa. “Engkau kenapa, Rusa? Mengapa terlihat sangat lunglai?” tanya sahabat yang baik. “Aku tak memiliki tenaga. Seharian ini aku belum makan,” jawab rusa. Mendengar penjelasan rusa, sahabat yang baik merasa kasihan. la Ialu memberi sebagian iamurnya kepada rusa. Rusa itu pun makan dengan Iahap, hingga akhirnya ia kembali segar. Kedua sahabat itu melanjutkan perjalanan pulang. Namun...

Tikus Berjiwa Besar

Gambar
Suatu hari, Tikus sedang tidur siang di rumahnya. Persediaan makanannya cukup untuk beberapa minggu ke depan, jadi ia tak perlu pergi keluar untuk mencari makan. Tiba-tiba, rumah Tikus bergetar hebat. Semua barang di rumahnya jatuh.Tikus pun terbangun dari tidur, dan keluar dari rumahnya. Ia kaget dan mengira bahwa tadi adalah gempa bumi. Di luar rumahnya, terlihat Gajah yang tengah berlarian. Gajah itu tampak sangat senang menginjak rumah Tikus. Rumah Tikus pun hancur berantakan. Olala, ternyata itu ulah Gaiah. “Hei, Gajah! Kalau main, hati-hati, dong! Lihat, rumahku jadi hancur gara-gara kamu!" teriakTikus. Gajah yang mendengar teriakan Tikus, tak merasa bersalah. la justru semakin menginjak-injak rumah Tikus. “Apa yang kamu lakukan? Berhenti! Rumahku jadi semakin hancuri” marah Tikus. “Hahaha! Siapa suruh menjadi binatang kecil? jadi terinjak-injak oleh tubuhku yang besar deh,” ejek Gajah, lalu pergi berlalu sambil tersenyum mencemooh. “Huh! Gajah yang jahat. Meskipun aku b...

Menjatuhkan Bayi Dalam Sungai

Gambar
Seorang pemuda terlihat sedang asyik menikmati pemandangan sungai. Di sekitar sungai itu tumbuh banyak uanaman yang sangat indah. Burung-burung pun beterbangan, menambah keindahan sore itu. “Sungguh indah pemandangan sore ini. Sangat asri, sehingga membuat pikiran tenang,” ujar pemuda itu. Namun, tiba-tiba pemuda itu melihat seorang lelaki sedang menggendong bayi. Sepertinya, bayi itu adalah anaknya. Laki-laki itu menuju ke sungai. Olala, ia mengangkat bayi itu tinggi-tinggi. Bayi itu pun menangis dengan kencang. “Apa yang akan lelaki itu lakukan? Apakah ia akan membuang bayi itu?” batin si pemuda. “Kau pasti bisa berenang, anakku,” seru lelaki pemilik bayi. Mendengar hal itu, si pemuda langsung berlari menghampiri lelaki itu. la harus segera menolong bayi yang ada dalam tangan Ielaki itu. “Mau kau apakan bayi itu?” teriak pemuda. “ini anakku.Aku ingin menjatuhkannya ke dalam sungai,” jawab lelaki pemilik bayi. “jika kau menjatuhkannya ke dalam sungai, bayi itu bisa mati,” seru pemuda ...

Putri baik hati

Gambar
Halo sahabat pecinta cerita anak dan dongeng anak Indonesia, kali ini kita akan berbagi cerita tentang kisah seorang putri yang baik hati, penasaran? yuk kita simak dongeng anak yang menarik ini .. Suatu hari, seorang gadis berkunjung ke sebuah desa. Di sana sedang ada pesta rakyat. Berbagai makanan lezat pun terhidang di sana. Semua orang tampak bergembira menikmati pesta. Namun, gadis itu tak seperti gadis lainnya yang menggunakan baju bagus. la menggunakan baju yang sangat biasa. Hal itu membuat semua gadis dan pemuda di sana enggan mendekatinya. “Dari mana ia? Kenapa penampilannya biasa sekali?” tanya salah seorang gadis kepada teman-temannya. Gadis yang memakai baju biasa itu mendekati sekelompok gadis tersebut, Ialu memperkenalkan  diri. Tapi, bukannya menyambut perkenalan gadis  itu, mereka justru pergi meninggalkan gadis itu  sambil bergumam tak jelas.   “Ada apa dengan penampilanku?” pikir gadis itu bingung.   Gadis itu pun beralih ke sekelompok pemuda...

Buah Kesabaran

Gambar
Rusa tampak tengah berdiam di pinggir sungai.  la sedang berpikir bagaimana Cara untuk sampai ke seberang sungai.  Menurut kabar  di seberang sungai terdapat banyak sekali makanan. Sedangkan di hutan tempat Rusa tinggal, makanan telah habis. Rusa sangat ingin menyeberang.Tapi, tubuhnya kecil. Jika ia tetap menyeberang dengan berenang, bisa-bisa dirinya malah tenggelam. Tiba-tiba dari arah belakang, muncul Kerbau yang berlari sangat kencang.Tapi, ia Iangsung berhenti begitu melihat Rusa yang sedang termangu. “Hei, Rusa.Apa yang kamu tunggu? Di seberang sana ada banyak makanan.Aku sudah sangat Iapar” ucap Kerbau, merasa tak sabar. “Aku masih bingung, bagaimana cara sampai ke seberang sana," jawab Rusa. “Hahaha. Buat apa bingung? Tinggal menyeberang saja,” ucap Kerbau, menggampangkan. Belum sempat Rusa membalas perkataan Kerbau, Kerbau sudah bergegas masuk ke dalam sungai. Rupanya Kerbau sudah sangat kelaparan. Ia pun berpikir tubuhnya yang besar tidak akan membuatnya tengge...

Selalu Mawas Diri

Gambar
Di sebuah pohon, terdengar suara tonggeret yang amat keras. Olala, tonggeret tak menyadari bahwa suaranya yang keras telah menarik perhatian belalang untuk menangkapnya. “Kebetulan sekali, aku sedang Iapar, Aku akan menangkapmu,” ucap belalang sambil mengendap-endap mendekati tonggeret. Tonggeret sama sekali tak menyadari keberadaan belalang di belakangnya. Tetapi, rupanya di pohon yang sama, ada seekor burung yang sedang memperhatikan belalang. “Dasar belalang bodoh! Aku sedang kelaparan, tapi malah kau datang sendiri kepadaku," ujar burung itu. Burung pun ikut mengendap-endap untuk menangkap belalang. Begitu pula déngan si burung. Ia tak tahu bahwa di bawah pohon, ada seorang anak kecil dengan katapelnya sedang mengintainya. “Malam ini, aku akan meminta ibuku untuk memasak daging burung,” batin anak kecil itu. Anak kecil itu Ialu mengambil sebuah batu kecil. Ia mulai mengincar burung yang berada di atas pohon itu. Dalam hitungan ketiga, anak kecil itu melepaskan katapelnya. Plak...

Bersama Lebih Ringan

Gambar
Suatu hari, koloni semut sedang mencari makanan untuk persiapan musim hujan. Jika musim hujan datang, mereka Iebih senang menghabiskan waktu di istana semut. Di sana mereka bisa terhindar dari air. Ya, air adalah musuh terbesar semut. Namun, ada seekor semut yang terlihat berpisah dari koloninya. Entah apa alasannya, dia memang Iebih suka menyendiri. Tiba-tiba, hidung semut itu mencium aroma yang sangat lezat. “Hmm, lezat sekali aroma ini. Pasti ada makanan enak di sekitar sini," ucap Semut. Semut pun mencari asal aroma lezat itu. Olala, rupanya ada potongan roti yang cukup besar “Aku harus membawa roti ini pulang. Pasti semut yang lain akan sangat senang,” gumam Semut. Semut berusaha mengangkat roti itu. Tapi karena sangat berat, ia tak bisa membawanya sendirian. Sayangnya, di sana tak ada kawanan semut lainnya. Semut pun terpaksa membawanya seorang diri. Di tengah jalan, Semut sudah tak kuat. Ia pun terjatuh. Namun, ia ingat, roti itu bisa untuk persediaan makanan saat musim ...